Arsip | Review: Books & Movies RSS feed for this section

Rapunzel; A tangled tale

17 Jan

Hai semua I’m back with movie review, sebenarnya sudah lama mau nulis tentang film ini tapi ketunda terus, I’m such a procrastinating queen *sigh*

Pertama-tama gua itu suka banget nonton film-film Disney. Cinderella, Snow White, Sleeping Beauty, Mulan, Beauty and the Beast, Aladin, you named it. Gua tumbuh dengan menonton film Disney dan walaupun sekarang gua sudah berumur 23 tahun, I still love Disney Animation movies. Film terakhir Disney yang gua tonton itu Wall-E and it’s such an inspiring and touching movie. Menurut gua film-film Disney itu timeless dan cocok untuk ditonton semua orang. Selain animasinya yang dibuat seapik mungkin, selalu ada pesan moral di balik semua ceritanya tanpa terkesan sok mengajari.

Enough with my rambling about my undying love for Disney movies, sekarang gua akan membahas tentang film terbaru Disney yang berjudul Rapunzel/Tangled. Rapunzel adalah seorang putri yang diculik karena rambutnya memiliki kekuatan ajaib, dia kemudian dikurung di sebuah menara tinggi oleh Mother Gothel, seorang penyihir yang mengaku sebagai ibunya Rapunzel, padahal sebenarnya dialah yang menculik Rapunzel untuk kepentingannya sendiri.

(lagi…)

500 days of Summer

29 Nov

Going to write this review in English, I seriously need to practice my English before I forget it all and I’m so forgetful lately, not a good start for being 23 years old. Anyway, I have watched this movie back in Singapore but I like it so much so I bought the DVDs. I admit I fell in love with this movie all over again.

500 Days of Summer is excellent! It’s very different from any other movies with similar genre. It feels refreshing, unique and realistic. We all have similar experiences of the upside-down part in a relationship, we also don’t remember everything in the linear way and sometimes we only want to remember the good things (or the bad things).

500 Days of Summer

I think we all have our own version of ‘Summer’ in life, the person that we thought is the one but he is actually just another addition for our failed love story collection. But so what? Life goes on, when it’s not meant to be, it’s just not meant to be, no matter how great it was. This movie is not your typical Hollywood movie, no wonder the trailer said it’s not a love story. It’s a bittersweet story and real life is just like that.

The characters have this genuine soulful quality within them. Zooey Deschanel is beautiful, quirky and charming. She has a great chemistry with the actor Joseph Gordon-Levitt (who looks like Heath Ledger somehow, bless him), his character is dorky, sensitive and charming. JGL played a kick-ass character in Inception too, I guess he will be the new generation of leading man. Hope to see him in another great movie, along with Ms. Deschanel of course.

Oh yeah one more thing, I remember this one character explained about the ideal girl of his dreams, but eventually he said that his current girlfriend is better because she is real. I think this is an excellent punchline for anyone who has an unbelievable standard for his partner, don’t you think it’s just enough because she is real? They may not be perfect but they are here for us, the real deal.

Ratings: 4 out of 5 stars

Marmut Merah Jambu Review

28 Sep

Marmut Merah Jambu adalah buku karangan Raditya Dika yang terkenal dengan novel Kambing Jantan, Cinta Brontosaurus, Babi Ngesot, dsb. Kalau nggak salah buku pertama Raditya Dika yang gua baca tuh Babi Ngesot yang sumpah lucu banget, gua sampai ketawa guling-guling bacanya (ini nggak hiperbola dan benar terjadi).

Buku-bukunya yang lain juga menimbulkan efek yang sama, intinya kalau baca buku Raditya Dika harapan kita pasti untuk ketawa dan melepas stress. So saat gua lihat di Gramedia ada buku Raditya Dika yang baru, gua langsung beli deh, covernya aja udah lucu (liat aja tampang Raditya Dika di bawah) dan kalau nggak salah bukunya masuk top best-seller.

Gua rasa nggak perlu sinopsis untuk buku ini, karena ceritanya kurang lebih tentang pengalaman cinta si pengarang yang bitter-sweet tapi tetep diselingi humor-humor khas Raditya Dika. Bukunya cukup menghibur tapi menurut gua tidak selucu buku-bukunya yang sebelumnya, mungkin ini memang karena intensi pengarang yang ingin lebih menekankan kepada kisah cintanya.

Kita semua yang baca buku Marmut Merah Jambu pasti bisa relate dengan pengalaman si pengarang, tentang cinta bertepuk sebelah tangan, pertemuan yang tidak terduga, dan rasa grogi saat mendekati sang gebetan. Faktor-faktor inilah yang membuat kita bisa senyum-senyum sendiri karena teringat pengalaman zaman dulu. Tapi jujur aja gua berharap Raditya Dika bisa kembali dengan cerita-cerita lucunya yang segar di buku berikutnya, soalnya kalau mau baca cerita cinta gua akan lebih memilih untuk baca karangan Sitta Karina atau Agnes Jessica.

Overall gua kasih 3 bintang dari 5 untuk buku ini. Hopefully Raditya Dika will be back with his finest humor in the next book.

Twilight Movie

31 Des

Beberapa hari yang lalu gua baru saja nonton film Twilight, agak terlambat memang tapi lebih baik terlambat daripada nggak kan? Gua belum baca novelnya waktu nonton film ini, jadi I was totally clueless about the story, gua cuma tau kalau filmnya adalah tentang seorang cewek remaja yang jatuh cinta pada seorang vampir.

Edward, Bella, and the Cullen Family

Twilight (Bella, Edward, and the Cullen Family)

Bisa dibilang filmnya biasa aja, it’s not bad but not that great. Yah tipikal cerita drama romantis remaja. Tapi chemistry di antara Bella dan Edward benar-benar kerasa, setiap adegan mereka berdua pasti mencuri perhatian gua. Selain chemistry di antara mereka berdua, rasanya tidak ada lagi hal yang spesial tentang film ini. Akting para pemainnya biasa aja dan banyak karakter yang cuma numpang lewat doang, padahal gua berharap bisa melihat perkembangan karakter mereka, khususnya karakter-karakter keluarga Cullen yang extremely beautiful (:

Anyway, karena gua seorang cewek, tentu alasan utama gua nonton film ini adalah karena si ganteng Edward Cullen. Dan untungnya Robert Pattinson tidak mengecewakan, he was really gorgeous and beautiful in this movie. Aktingnya juga cukup oke, especially his intense stare at Bella, bikin hati gua hampir meleleh (: (lagi…)

Indonesian Idle

22 Feb

Indonesian Idle

Indonesian Idle adalah sebuah judul novel dari okke “sepatumerah”, gua tahu tentang novel ini waktu gua nyasar ke blog si pengarang yang judulnya sepatu merah (http://blog.sepatumerah.net/), blog yang sekarang menjadi salah satu blog favorit gua.

Kemarin waktu gua pulang ke Jakarta yang macet dan berdebu, gua menyempatkan diri mencari novel ini di Gramedia, dan sialnya waktu itu ada novel Sitta Karina baru. Akhirnya setelah berdebat lama dengan diri sendiri gua memutuskan untuk membeli Indonesian Idle dan  I swear itu bukan karena harga bukunya yang lebih murah.

Beginilah summary bukunya,

Life’s a bitch. Indeed.

Diandra Adriani, 23 tahun, merasakannya. Setelah sekian lama menjadi kutu loncat, berganti pekerjaan setiap merasa bosan, ia harus menerima kenyataan pahit yang bikin hidupnya jungkir balik. Boss-nya yang bagai monster memecat Diandra dari posisinya sebagai staf artistik Femme, sebuah majalah perempuan prestisius ibukota. Sejak saat itu ia berada dalam keadaan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya: menjadi pengangguran dan susah mendapatkan pekerjaan.

Cukup?

Tentu belum. Karena kebodohannya, Diandra masih harus menghadapi berbagai permasalahan dalam persahabatan dan percintaan. Pokoknya, semua serba rumit.

So, gimana Diandra menyelamatkan kehidupannya?

(lagi…)

High School Musical

12 Feb

High School Musical

Hari ini gua baru nonton High School Musical, basi memang tapi lebih baik terlambat daripada tidak kan :)

Ceritanya klise dan cheesy, tapi gua enjoy nontonnya karena alur ceritanya ngalir dengan lancar dan lagu-lagunya pas banget sama tema ceritanya. Anak SMA. Kalau gua kasih bintang, gua akan kasih 3 dari 5.

Cerita cewek ketemu cowok dan bagaimana mereka berusaha menjadi diri mereka sendiri. Semua orang pas SMA pasti tahu gimana rasanya. Jadi inget gimana pas SMA dulu, pas zaman masih norak-noraknya ngegeng dan ngalamin yang namanya cinta monyet hehehe…

Anyway, moral dari ceritanya, jangan takut mencoba sesuatu yang baru walaupun itu bertolak belakang sama sesuatu yang kita tekuni selama ini. Banyak orang yang takut keluar dari zona nyaman, padahal dengan berani mengambil resiko kita akan menemukan potensi-potensi baru dalam diri kita yang bisa kita kembangkan.

So let’s breaking free guys! Apapun yang kalian ingin lakukan, just do it, jangan sampai kita nyesel nantinya gara-gara terlalu lama berada di zona nyaman.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.