For the English version for my anime, manga, or asian drama reviews please go to my new blog Pink Ichigo.
The address is http://www.pink-ichigo.com/blog/
For the English version for my anime, manga, or asian drama reviews please go to my new blog Pink Ichigo.
The address is http://www.pink-ichigo.com/blog/
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »
Hai semua, sori banget udah lama nggak ngupdate, well seperti biasa gua selalu saja nggak bisa commit dengan rutinitas menulis gua, nggak heran blog-blog gua pada terbengkalai semua. Well anyway, thanks buat yang udah visit dan bagi yang mau kontak-kontak lebih jauh lagi sama gua, add facebook gua ok?
Sekarang gua mau nulis review tentang dorama yang baru gua tonton kemarin. Mei-chan No Shitsuji. Alasan utama mau nonton dorama ini? Tentu saja karena ada Mizushima Hiro hehehe, gua suka banget sama dia sejak nonton Hana Kimi versi Jepang. Tapi girls, sayang sekali Mizushima-san udah married sama Ayaka beberapa bulan yang lalu, so this super handsome guy is not available anymore T_T. Untungnya kita masih bisa nontonin muka kakkoi-nya di drama-dramanya, yah salah satunya di Mei-chan No Shitsuji ini.
Cerita dorama ini jujur aja nggak masuk akal banget, tapi yah nggak usah terlalu dipikirin lah secara ini cuma film yang tujuan utamanya untuk hiburan semata. Jadi Mei-chan (Eikura Nana), protagonis dalam dorama ini, harus pindah ke St Lucia Gakuen karena suatu alasan. St Lucia Gakuen adalah sekolah eksklusif untuk putri-putri orang kaya di mana mereka menimba ilmu untuk menjadi seorang Lady.
Nah yang paling hebatnya setiap siswi di sekolah ini punya seorang butler (pelayan pribadi versi cowok) yang selalu setia melayani mereka kapan saja (bayangin mau nyebrang parit kecil aja sampai digendong butlernya dulu) dan butlernya ini rata-rata ganteng semua. Kebayang kan gimana asiknya selalu punya butler ganteng yang setia menemani? Coba beneran ada sekolah kaya gini, pasti gua nggak akan pernah bolos hehehe…
Butlernya Mei adalah Shibata Rihito (Mizushima Hiro), Rihito adalah S-rank Butler, butler dengan rank paling superior. Karena Rihito, para siswi lain jadi banyak yang iri dengan Mei, mereka juga menginginkan Mei untuk segera keluar dari St Lucia, karena menurut mereka Mei yang commoner tidak pantas bersekolah di sana. Namun lambat laun karena kebaikan hati dan ketegaran Mei, para siswi di kelasnya pun akhirnya mau menerima dan berteman dengan Mei. Ada juga Shibata Kento (Sato Takeru), teman Mei sejak kecil sekaligus adiknya Rihito yang masuk ke St Lucia untuk mengikuti training sebagai butler. Alasan utama dia masuk ke St Lucia sih karena dia ingin bisa dekat dengan Mei soalnya diam-diam Kento alias Mameshiba ini menaruh hati pada Mei sejak lama. Cinta segitiga antara Mei dan kakak-beradik Shibata juga merupakan fokus penting dalam serial ini.
Mei juga mempunyai musuh besar di dalam St Lucia Gakuen, diam-diam musuhnya ini selalu mengikuti gerak-gerik Mei dan tak jarang juga membahayakan jiwa cewek itu. Tokoh antagonis di serial ini, Lucia-sama diperankan oleh Yamada Yuu sedangkan butler Lucia-sama, Shinobu diperankan oleh Mukai Osamu. Keduanya cukup membuat bulu kuduk gua berdiri dengan ekspresi evil mereka, terutama butlernya Lucia-sama, ini pertama kalinya gua lihat Mukai Osamu jadi antagonis, nggak nyangka dia berbakat juga jadi peran antagonis. Nanti ada juga plot twist yang cukup membuat gua shock, kaget juga pas tau sapa anak buahnya si Lucia-sama.
Dorama ini secara keseluruhan menurut gua sangat menghibur, cocok buat tontonan ringan kalau lagi stress. Style dorama ini juga mirip dengan Hana Kimi, malah beberapa pemainnya juga sama, mungkin sutradaranya sama kali ya. Aktingnya Eikura Nana sebagai Mei gua bilang biasa aja, datar dan nggak terlalu menonjol, sedangkan Mizushima Hiro menurut gua masih agak kaku sebagai seorang butler. Tapi aktingnya oke banget pas lagi adegan duel, terutama pas duel sama Shinobu.
Sato Takeru di lain pihak aktingnya gua bilang paling oke di antara yang lain, terutama saat dia berjuang keras untuk mendapatkan hati Mei, tipe cowok cuek tapi protective dan perhatian gitu deh. Yah seperti biasa, cowok yang jadi pihak ketiga memang lebih likeable. Gua malah sampai berharap dia yang jadian sama si Mei, chemistry-nya lebih kerasa sih.
Dorama berdurasi 10 episode ini gua kasih nilai 3 1/2 dari 5, maunya sih empat tapi ada beberapa episode yang kurang geregetnya, so gua kurangin setengah bintangnya deh. Don’t miss this drama, recommended especially for the eye candies
Ditulis dalam review | Bertanda Eikura Nana, japanese drama, Mei chan-No Shitsuji, Mei's Butler, Mei-chan no Shitsuji review, Mizushima Hiro, Sato Takeru | 2 Komentar »
Sesuai janji gua sebelumnya, gua akan menulis review tentang Hana Yori Dango versi Korea (Kgotboda Namja) , yang lebih dikenal dengan sebutan Boys Over Flowers/Boys Before Flowers. Setelah sempat tertatih-tatih mengikuti drama ini akhirnya gua sampai juga di episode terakhirnya, episode 25. Endingnya bisa dibilang cukup memuaskan tapi bisa dibilang gua lebih suka endingnya Hana Yori Dango.
Gua nggak akan menjabarkan summary ceritanya karena gua rasa semua orang sudah tau lah ya, secara sudah ada 3 versi dari serial ini (Taiwan, Jepang, Korea, bentar lagi juga indo bikin jiplakannya lagi). Di versi Korea ini ada beberapa perbedaan, namun intinya sih tetap sama aja, cerita cinta penuh rintangan antara Makino (Geum Jan Di) dan Domyoji (Gu Jun Pyo).
Gua pernah bilang di post sebelumnya kalau gua sempat terobsesi dengan serial ini, dan memang di 12 episode pertama serial ini sangat menarik dan menghibur. Tapi sayangnya setelah episode 12 atau 13, ceritanya menjadi bertele-tele dan mellow abis, tipikal drama korea gitulah (karena alasan itulah gua lebih prefer dorama jepang daripada drama Korea).
Jujur aja gua kecewa, karena drama ini berpotensi untuk menjadi drama yang bagus seperti Hana Yori Dango. Secara setting dan kostum, BOF (Boys Over Flowers) memang lebih superior, tapi dalam plot dan penulisan cerita Hana Yori Dango jauh lebih konsisten dan solid. Untungnya beberapa episode terakhir berhasil menarik minat gua lagi untuk menonton, sudah terlambat memang, tapi yah setidaknya drama ini berakhir dengan ending yang lumayan, it could be worse. Lanjut Baca »
Ditulis dalam review | Bertanda Boys Before Flowers, Boys Before Flowers review, Boys Over Flowers, Boys Over Flowers review, Hana Yori Dango Korea, Kgotboda Namja, Korean Hana Yori Dango | 28 Komentar »
Halo semua, gua baru saja menyelesaikan review tentang Ouran High School Host Club, review yang gua buat masih dalam versi bahasa inggris tapi gua akan segera menerjemahkannya ke dalam bahasa indonesia. Untuk sementara please check the review in my new blog (:
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Bisa dibilang gua lagi terobsesi sama Hana Yori Dango/Boys Before Flowers versi Korea sekarang (judul koreanya Kgotboda Namja), gua bahkan rela nunggu sampai pagi untuk sub episode 9-nya yang baru tayang di Korea kemarin, can’t wait for today’s episode 10!
Jujur aja pada awalnya gua nggak terlalu tertarik karena gua fans beratnya Hana Yori Dango versi Jepang, Matsumoto Jun dan Inoue Mao itu perfect as Domyoji dan Makino, jadi agak aneh aja kalau lihat peran mereka dimainkan orang lain. Tapi sekarang gua berubah pikiran karena versi Koreanya nggak kalah dari versi Jepangnya. Pemeran F4nya ganteng-ganteng, settingnya keren abis (bahkan ada beberapa set yang lebih keren dari set versi Jepangnya), dan lagu-lagunya juga enak banget (tapi menurut gua belom ada yang ngalahin lagu Planetarium-nya Ai Otsuka atau Flavor of Life-nya Utada Hikaru). Lanjut Baca »
Ditulis dalam review | Bertanda drama korea, Korean Boys Before Flowers, Korean Boys Over Flowers, korean drama, Korean Hana Yori Dango, OST Boys Before Flowers, OST BOYS BEFORE FLOWERS KOREAN, OST Hana Yori Dango Korean | 8 Komentar »
Halo semua, sesuai janji gua di beberapa post sebelumnya, hari ini gua akan mengulas anime Itazura na Kiss, setelah kemarin gua selalu saja mengulas tentang para vampir (kayanya dunia ini lagi demam sama vampir-vampir ganteng ya hehe…) ulasan gua yang sekarang adalah tentang anime yang sangat menghibur dan populer tahun kemarin.

Itazura na Kiss versinya banyak, ada manganya yang dikarang oleh Kaoru Tada (yang sayangnya nggak tamat karena pengarangnya meninggal), ada doramanya (yang sempat diputar di Indosiar beberapa kali), ada drama Taiwannya (It Started With a Kiss, ada 2 season) dan terakhir animenya pun dibuat.
Anime Itazura na Kiss ada 25 episode dan sudah tamat. Tokoh utama cerita ini adalah Aihara Kotoko yang naksir berat sama teman sekolahnya Irie Naoki, Kotoko pun membuat surat cinta untuk cowok pujaannya itu, namun seperti yang sudah kita duga Irie menolaknya mentah-mentah. Kotoko dan Irie adalah dua orang yang sangat bertolak belakang, Kotoko adalah murid kelas F sedangkan Irie adalah murid kelas A. Kelas A adalah kelas yang paling pintar di sekolah mereka, kumpulan murid teladan, sedangkan kelas F bisa dibilang kelas paling bodoh, kumpulan para pecundang.
Perbedaan mencolok antara Kotoko dan Irie yang seperti bumi dan langit, baik dari kepribadian maupun penampilan, membuat kita semua berpikir kalau mereka berdua tidak akan mungkin pernah terlibat dalam hubungan cinta. Namun nasib Kotoko berubah saat rumahnya terbakar, ayahnya lalu mengajak Kotoko untuk tinggal sementara di rumah sahabatnya. Ternyata rumah sahabat ayah Kotoko adalah rumah orang tua Irie, Kotoko pun tidak bisa mempercayai keburuntungannya sampai bisa serumah dengan pangeran pujaannya. Lanjut Baca »
Ditulis dalam review | Bertanda anime itazura na kiss, irie, irie kotoko, itazura na kiss, kotoko, review anime, review itazura na kiss, ulasan anime | 6 Komentar »
Beberapa hari yang lalu gua baru saja nonton film Twilight, agak terlambat memang tapi lebih baik terlambat daripada nggak kan? Gua belum baca novelnya waktu nonton film ini, jadi I was totally clueless about the story, gua cuma tau kalau filmnya adalah tentang seorang cewek remaja yang jatuh cinta pada seorang vampir.

Twilight (Bella, Edward, and the Cullen Family)
Bisa dibilang filmnya biasa aja, it’s not bad but not that great. Yah tipikal cerita drama romantis remaja. Tapi chemistry di antara Bella dan Edward benar-benar kerasa, setiap adegan mereka berdua pasti mencuri perhatian gua. Selain chemistry di antara mereka berdua, rasanya tidak ada lagi hal yang spesial tentang film ini. Akting para pemainnya biasa aja dan banyak karakter yang cuma numpang lewat doang, padahal gua berharap bisa melihat perkembangan karakter mereka, khususnya karakter-karakter keluarga Cullen yang extremely beautiful (:
Anyway, karena gua seorang cewek, tentu alasan utama gua nonton film ini adalah karena si ganteng Edward Cullen. Dan untungnya Robert Pattinson tidak mengecewakan, he was really gorgeous and beautiful in this movie. Aktingnya juga cukup oke, especially his intense stare at Bella, bikin hati gua hampir meleleh (: Lanjut Baca »
Ditulis dalam review | Bertanda edward bella, edward cullen, film twilight, kristen stewart, resensi film, resensi film twilight, robert pattinson, twilight, ulasan film, ulasan film twilight | 6 Komentar »
Vampire Knight adalah manga karangan Matsuri Hino yang masih on-going, di mangafox chapter terakhirnya adalah chapter 44 (vol9). Kalau dari judulnya kita semua sudah bisa menebak tema utama ceritanya, yaitu tentang vampir, good-looking vampire particularly (: Animenya sendiri sudah diputar di Jepang sana, season satunya ada 13 episode dan season duanya masih ongoing.
The English version of this review is in this address: http://www.pink-ichigo.com/blog/?p=187
Yuki Cross adalah tokoh utama dalam cerita ini, dia kehilangan sebagian ingatan dari masa kecilnya. Her earliest memory dimulai saat seorang vampir menyerangnya, dia lalu diselamatkan oleh vampir lain, Kaname Kuran. Setelah diselamatkan oleh Kaname, Yuki dititipkan di rumah kepala sekolah Cross Academy, Kaien Cross. Yuki pun diangkat sebagai anak oleh Kaien. Beberapa tahun kemudian Kaien pulang dengan membawa Zero Kiryu yang berlumuran darah. Mereka berdua lalu tumbuh bersama di bawah asuhan Kaien Cross.
Kaien Cross kemudian memutuskan untuk membuka sekolah malam bagi para vampir di Cross Academy, namun dia menyembunyikan identitas siswa sekolah malam dari para siswa yang sekolah pada pagi hari. Kaien lalu menunjuk Yuki dan Zero sebagai guardian di Cross Academy untuk menjaga keselamatan para siswa yang bersekolah di pagi hari dari para vampir sekolah malam.
Berkat bujukan Kaien, Kaname Kuran bersedia menjadi salah satu siswa di sekolah malam Cross Academy. Belakangan kita juga tahu kalau dia adalah pureblood vampire yang sosoknya sangat disegani di dunia vampir. Kaname terang-terangan menunjukkan kalau dia menyukai Yuki, Yuki sendiri memiliki huge crush terhadap Kaname, namun dia juga sangat perduli kepada Zero yang tumbuh bersama dengannya sejak kecil. Walaupun selalu bersikap dingin terhadap Yuki, Zero jelas memiliki perasaan yang lebih terhadap Yuki. Lanjut Baca »
Ditulis dalam review | Bertanda kaname, review manga, review vampire knight, vampire knight, yuki, zero | 36 Komentar »
Buat semuanya yang udah ngunjungin blog ini, makasih banget (: Nggak nyangka visitornya bisa 10.000++ seperti sekarang. Arigatou Gozaimasu!
Blog ini sebenarnya gua buat karena bulan febuari kemarin gua lagi liburan dan nggak ada kerjaan, karena itu gua memutuskan untuk coba-coba bikin blog dalam bahasa indonesia. Gua nggak nyangka bakal dapet respons kaya sekarang, terutama karena review gua tentang Gakuen Alice dan Nodame Cantabile.
Gua akan mencoba menulis review-review lain lagi tentang drama jepang/korea, dan juga manga favorit gua saat ini. Next time, hopefully soon, gua akan menulis review tentang Vampire Knight, salah satu manga favorit gua saat ini. So see you later soon!
Ditulis dalam others | Leave a Comment »
Gakuen Alice (Alice Academy) adalah manga yang dikarang oleh Tachibana Higuchi, serial ini sudah dibuat menjadi anime yang berjumlah 26 episode, kalau manganya sendiri sudah sampai volume 16 dan masih ongoing.
For the English version of this review and more information please go to: http://www.pink-ichigo.com/blog/?p=3
Bisa dibilang anime Gakuen Alice lebih ringan dan ceria dari manganya yang ceritanya lebih rumit dan dark (namun tetap diselingi dengan humor-humor segar tentunya). Namun gua sendiri sih lebih suka manganya karena ceritanya lebih kompleks dan memberi gambaran detail tentang kepribadian dan latar belakang karakter-karakter di serial ini.
Ceritanya berpusat pada Mikan Sakura, murid SD yang memutuskan untuk mencari sahabatnya, Hotaru Imai yang pindah ke sekolah baru bernama Gakuen Alice. Gakuen Alice adalah sekolah untuk anak-anak jenius dengan kemampuan spesial, kemampuan spesial ini dinamakan Alice. Belakangan Mikan malah diterima di sekolah itu karena salah satu guru di sana menyadari Alice yang dimiliki Mikan. Sejak saat itulah kehidupan baru Mikan dimulai di Gakuen Alice.
Walaupun temanya kelihatan ringan dan kekanakan, Gakuen Alice memiliki alur cerita yang kompleks dan tema yang lumayan berat untuk ukuran shoujo manga. Pelan-pelan Mikan menyadari kalau di balik penampilan luarnya yang megah dan serba luar biasa, Gakuen Alice ternyata menyimpan banyak kebohongan dan ketidakadilan yang ditujukan pada para siswa di sana. Teman sekelasnya, Natsume Hyuuga adalah salah satu bukti dari sisi gelap sekolah itu, karena kemampuan Alicenya dia sering disuruh menjalankan misi rahasia sekolah yang berbahaya. Lanjut Baca »
Ditulis dalam review | Bertanda alice academy, Gakuen Alice, gakuen alice manga, gakuen alice review, mikan, narumi, natsume | 20 Komentar »